Data Centre Design/Life Cycle Overview
-
Tinjauan umum mengenai fase-fase dalam siklus hidup data centre.
-
Tahapan perencanaan, penyelarasan ulang (re-alignment), dan peningkatan berkelanjutan (continuous improvement).
Angkat level keahlian Anda menjadi rekan diskusi yang sepadan bagi para pemasok dan vendor infrastruktur. Pelatihan 3 hari Certified Data Centre Specialist (CDC… Angkat level keahlian Anda menjadi rekan diskusi yang sepadan bagi para pemasok dan vendor infrastruktur. Pelatihan 3 hari Certified Data Centre Specialist (CDCS) membekali Anda kemampuan memverifikasi penawaran vendor demi menjamin efektivitas, efisiensi, dan ketersediaan tinggi fasilitas data centre Anda
Saat ini, mayoritas perusahaan sangat bergantung pada infrastruktur TI untuk mendistribusikan layanan bisnis yang kritis kepada konsumen. Oleh sebab itu, fasilitas data centre mission-critical mutlak harus dirancang, dipelihara, dan dioperasikan dengan orientasi penuh pada high-availability dan efisiensi. Sayangnya, sebagian besar data centre di lapangan masih gagal memenuhi tuntutan kapasitas, keselamatan, maupun efisiensi operasional.
Pelatihan Certified Data Centre Specialist (CDCS) hadir sebagai program tiga hari intensif yang dirancang untuk membawa peserta ke level keahlian tingkat lanjut. Di kelas ini, Anda akan dilatih menjadi rekan diskusi teknis yang sepadan bagi para pemasok (suppliers), sehingga mampu memvalidasi setiap rencana desain dan penawaran dari vendor untuk memastikan kebenaran, efektivitas, serta efisiensinya.
Sertifikasi CDCS® merupakan kualifikasi yang wajib dimiliki oleh para manajer dan personel data centre profesional. Lebih dari itu, sertifikasi ini adalah prasyarat mutlak bagi siapa saja yang ingin melangkah lebih jauh untuk meraih status elit Certified Data Centre Expert (CDCE®).
Profesional di bidang TI, fasilitas, atau operasional data centre yang bekerja di dalam dan di sekitar area data centre.
Individu yang memikul tanggung jawab penuh untuk mencapai dan meningkatkan high-availability serta keterkelolaan data centre.
Peserta diwajibkan memegang sertifikat CDCP® yang masih berstatus valid untuk dapat mendaftar dan mengikuti kelas CDCS® ini.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
Pelajari teknik evaluasi infrastruktur tingkat lanjut yang mencakup standar redundansi, struktur anti-peluru, perhitungan listrik & EMF, kapasitas termal, serta validasi efisiensi data centre.
Tinjauan umum mengenai fase-fase dalam siklus hidup data centre.
Tahapan perencanaan, penyelarasan ulang (re-alignment), dan peningkatan berkelanjutan (continuous improvement).
Memahami sejarah tingkat peringkat (rating level history) dan perbedaan antara Uptime dan TIA-942.
Membedah definisi tingkat peringkat dan opsi redundansi seperti N+1, 2N, dan 2(N+1).
Mengimplementasikan Pemeliharaan Bersamaan (Concurrent Maintainability) dan kompartementalisasi.
Meninjau persyaratan gardu induk (substation), opsi pemeliharaan, panduan operasional, hingga pengembangan keahlian.
Pertimbangan utama dalam penentuan lokasi bangunan.
Memenuhi persyaratan menahan beban lantai dan beban gantung.
Mengimplementasikan ketahanan api pada dinding dan kaca, pelindung ledakan (blast protection), perlindungan anti-peluru (bullet proofing), serta keamanan dari entri paksa (forced entry protection).
Menerapkan pedoman instalasi raised floor yang rata dan tepat guna menghindari kesalahan umum.
Menyeleksi jenis ubin dan menetapkan lokasinya.
Membangun konstruksi lantai mitigasi seismik dan memilih suspended ceiling (plafon gantung) yang benar.
Mendesain tata letak infrastruktur daya beserta rumusnya.
Membaca Single Line Electrical diagrams untuk mendeteksi komponen keamanan penting.
Mengaplikasikan perlindungan arus berlebih (MCB, ACB, Fuses) dan perangkat kebocoran bumi (RCB, ELCB) beserta dimensinya.
Menggunakan perangkat perlindungan sambaran petir dan lonjakan daya (TVSS/SPD).
Menganalisis jenis Generator (Standby/Prime/Continuous), penyimpanan bahan bakar, dan proses paralleling.
Mengevaluasi spesifikasi sistem UPS, filter harmonik (Active/Passive filters), perhitungan Battery Banks, manajemen pengisian daya, dan opsi penyimpanan energi alternatif.
Mengidentifikasi sumber-sumber EMF dan menganalisis perbedaan EMF fase-tunggal, tiga fase, serta bus-bar.
Mengukur EMF komposit dan menentukan pedoman jarak aman untuk operasional perangkat serta manusia.
Menghitung faktor redaman EMF untuk kebutuhan material perisai (shielding).
Memahami definisi krusial termal: dry-bulb, wet-bulb, dew-point, RH, serta kalor laten dan sensibel.
Mengacu pada spesifikasi termal dan bagan psikrometri rekomendasi ASHRAE.
Merancang penyiapan denah lantai untuk pendinginan efektif dengan menghitung perpindahan volume udara (CFM/CMH) dan mengoptimalkan aliran Delta-T peralatan.
Mengevaluasi sistem efisiensi AC (SHR), prinsip pendinginan hemat energi, dan pengaplikasian panduan redundansi.
Mengkalibrasi set points AC, koneksi EPO, dan mengeksplorasi Computational Fluid Dynamics (CFD).
Membedah sistem pendeteksian api tingkat lanjut (VESDA, VIEW, dan sensor asap) beserta pengujiannya.
Menghindari kesalahan pada instalasi sistem pemadaman berbasis air (deluge, wet-pipe, dry-pipe).
Menghitung konten gas pada sistem inert dan Halocarbon agar optimal memadamkan api tanpa mengorbankan keamanan.
Menganalisis teknologi pemadaman api lanjutan dan verifikasi pemasangan.
Merancang topologi kabel sesuai spesifikasi hierarki ANSI/TIA-942 dan arsitektur ToR/EoR.
Mengimplementasikan sistem patching cerdas dan praktik terbaik instalasi seperti rute, radius tekukan, pemisahan dari kabel listrik, fiber link loss calculator, bonding, dan grounding.
Mengatur regulasi dampak kebisingan akustik (acoustic noise effects) berdasarkan limit yang standar.
Mengklasifikasikan kontaminasi data centre, meninjau standar pengukuran, serta mengadopsi tindakan penghindaran.
Membedah acuan efisiensi ramah lingkungan versus high-availability.
Mengukur level efisiensi menggunakan acuan kelas PUE dari Green Grid.
Mempraktikkan beragam teknik penghematan daya di sistem tingkat aplikasi, pendinginan, dan jalur distribusi daya.
Menjalani ujian simulasi (Mock Exam) sebagai pendalaman.
Mengeksekusi tahapan ujian final untuk meraih kualifikasi Certified Data Centre Specialist.