Pengenalan System Thinking dan Design Thinking
-
Konsep dasar system thinking
-
Konsep dasar design thinking
-
Perbedaan dan hubungan antara system thinking dan design thinking
-
Peran kedua pendekatan dalam inovasi
Pelatihan System Thinking for Complex Business Logic dirancang untuk membekali peserta dengan cara berpikir komprehensif dalam memahami organisasi secara menyel… Pelatihan System Thinking for Complex Business Logic dirancang untuk membekali peserta dengan cara berpikir komprehensif dalam memahami organisasi secara menyeluruh. Selama 3 hari, peserta akan belajar memadukan pendekatan system thinking dan design thinking untuk menghasilkan solusi serta inovasi yang tidak hanya kreatif, tetapi juga relevan, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Di tengah kompleksitas organisasi modern, inovasi tidak lagi cukup hanya mengandalkan ide kreatif. Banyak inisiatif gagal memberikan dampak nyata karena tidak mempertimbangkan keterkaitan antar proses, dinamika sistem, serta konsekuensi jangka panjang dari setiap keputusan yang diambil. Pendekatan parsial sering kali menghasilkan solusi yang tampak tepat di awal, namun justru memunculkan permasalahan baru di kemudian hari.
Pelatihan System Thinking for Complex Business Logic hadir untuk membekali Anda dengan pendekatan berpikir komprehensif. Anda akan diajak untuk belajar mengidentifikasi akar permasalahan, memahami hubungan sebab-akibat (baik linear maupun nonlinear), serta melihat pola dan keterkaitan antar elemen di dalam sebuah sistem.
Selain itu, program ini juga memperkenalkan design thinking sebagai pendekatan pelengkap untuk mendorong kreativitas dan eksplorasi solusi. Melalui pembahasan konsep, studi kasus, dan diskusi interaktif, peserta akan memperoleh pemahaman praktis dalam merancang solusi dan menentukan titik intervensi yang mampu memberikan dampak signifikan bagi organisasi.
Pelatihan ini ditujukan untuk:
Pemimpin tim atau manajer.
Staf yang terlibat dalam pengambilan keputusan.
Profesional di bidang bisnis maupun operasional.
Siapapun yang ingin meningkatkan kemampuan berpikir sistemik dan inovatif.
Peserta disarankan memiliki pemahaman dasar mengenai:
Proses kerja organisasi.
Terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah atau pengambilan keputusan (lebih disarankan, namun tidak wajib).
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
Kuasai fondasi pemikiran sistemik melalui modul analisis sintesis, kausalitas linear dan nonlinear, paradigma relasional, hingga optimalisasi process thinking.
Konsep dasar system thinking
Konsep dasar design thinking
Perbedaan dan hubungan antara system thinking dan design thinking
Peran kedua pendekatan dalam inovasi
Cara melihat sistem secara menyeluruh
Memahami keterkaitan antar elemen dalam organisasi
Kompleksitas sistem internal dan eksternal
Pola pikir sistemik dalam pengambilan keputusan
Teknik analisis permasalahan
Mengurai masalah kompleks menjadi bagian yang lebih kecil
Menggabungkan kembali informasi untuk menemukan solusi
Pendekatan berpikir kritis dan terstruktur
Perbedaan hubungan sebab-akibat linear dan nonlinear
Dampak jangka pendek vs jangka panjang
Loop dan feedback dalam sistem
Studi kasus hubungan kausalitas dalam organisasi
Memahami hubungan antar komponen dalam sistem
Pendekatan relasional dalam melihat masalah
Dampak perubahan pada satu bagian terhadap keseluruhan sistem
Pola interaksi dalam organisasi
Memahami proses sebagai bagian dari sistem
Identifikasi alur proses dan bottleneck
Perbaikan proses berbasis system thinking
Mendorong efisiensi dan efektivitas melalui pendekatan proses