Inixindo

Managing IT Projects with PMI Best Practices

Certified by Sertifikasi BNSP
4 Hari Intermediate Level

Pelatihan Managing IT Projects with PMI Best Practices membekali peserta dengan keterampilan mengelola proyek TI berbasis praktik terbaik Project Management Ins…

Pelatihan & Sertifikasi
favorite_border

Managing IT Projects with PMI Best Practices

Mengelola proyek teknologi informasi (TI) membutuhkan pendekatan yang spesifik dan berbeda dari proyek konvensional. Pelatihan Managing IT Projects with PMI Best Practices didesain secara khusus untuk melatih Anda menjadi profesional yang tangguh dalam mengeksekusi siklus proyek TI dengan berpedoman pada standar global Project Management Institute (PMI) dan PMBOK® Guide edisi 7.

Dalam kelas intensif ini, peserta akan mendalami secara holistik dua kerangka kerja utama, yaitu metodologi prediktif (Plan-Based) dan pendekatan adaptif yang dinamis atau Agile. Peserta akan dilatih mengoperasikan teknik inti manajemen proyek, mencakup Work Breakdown Structure (WBS), Earned Value Management (EVM), hingga estimasi Backlog yang sangat penting dalam kerangka kerja Scrum maupun Kanban.

Lebih dari sekadar penjadwalan, kelas ini juga mengintegrasikan peran business analysis di dalam proyek untuk memastikan solusi TI yang dibangun memberikan nilai nyata bagi bisnis organisasi. Diakhiri dengan sesi evaluasi formal, pelatihan ini akan memfasilitasi Anda untuk mengikuti Uji Kompetensi BNSP, memberikan validasi resmi atas keahlian Anda di pasar tenaga kerja.

Target Peserta

Pelatihan manajerial dan kepemimpinan proyek ini ditujukan secara khusus untuk:

  • IT Project Manager.

  • Project Lead.

  • PMO (Project Management Office) Staff.

Pra Syarat

  • Disarankan telah mengikuti pelatihan Project Management Fundamentals sebelumnya atau telah memiliki pengalaman dalam mengelola proyek.

  • Peserta diharapkan sudah familier dengan dasar-dasar operasional TI (IT operations).

Hasil pembelajaran

Tujuan Pelatihan Managing IT Projects with PMI Best Practices

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Menjelaskan secara gamblang perbedaan karakteristik antara proyek TI dengan proyek non-TI.
  • Mengelola ruang lingkup (scope), jadwal (schedule), biaya, dan risiko pada eksekusi proyek TI.
  • Menggunakan metode prediktif terstruktur (WBS, CPM, EVM) maupun metode kolaboratif adaptif / Agile (Scrum, Kanban).
  • Memanfaatkan teknik business analysis secara efektif untuk menunjang keberhasilan penyelesaian proyek TI.
  • Menyusun dan merancang rencana proyek TI sederhana yang aplikatif.
Materi yang akan dipelajari

Apa yang Akan Anda Dapatkan & Pelajari dalam Pelatihan Managing IT Projects with PMI Best Practices?

Pelajari tiga ranah utama pengelolaan TI, mulai dari fundamental proyek, perumusan metodologi perencanaan prediktif, hingga eksekusi alur kerja Agile berserta analisis bisnisnya.

Project Management Fundamentals & Core Concepts
  • Mendalami konsep siklus hidup proyek (Project life cycle) serta penyesuaian terhadap struktur organisasi (organizational structures).

  • Menganalisis perbedaan signifikan antara tanggung jawab project manager dengan business analyst.

  • Memetakan pengelolaan pemangku kepentingan (Stakeholders), asumsi dasar (assumptions), dan batasan proyek (constraints).

  • Memahami dan menjunjung tinggi Kode Etik profesi dari Project Management Institute (Code of Ethics PMI).

Predictive, Plan-Based Project Management
  • Mengeksekusi manajemen ruang lingkup (Scope management) dan merancang Work Breakdown Structure (WBS) secara detail.

  • Menyusun pengembangan jadwal kerja proyek (Schedule development) menggunakan metodologi Critical Path Method (CPM).

  • Melakukan tahapan estimasi biaya keuangan proyek dan melakukan pemantauan nilai terukur menggunakan Earned Value Management (EVM).

  • Mengawal manajemen kualitas operasional dan integrasi kerja (Quality & integration management).

Agile & Adaptive Project Management and Business Analysis
  • Menyerap nilai-nilai fundamental dan prinsip yang ada pada pendekatan Agile (Agile values & principles).

  • Mempelajari Scrum framework secara menyeluruh, mencakup penetapan roles, pelaksanaan events, dan pembuatan artifacts.

  • Mengelola tumpukan kerja seperti Product backlog dan sprint backlog, hingga merilis increment.

  • Melakukan tinjauan operasional terhadap Kanban dan metodologi XP (Extreme Programming).

  • Menyusun teknik perencanaan adaptif dan pengutamaan tugas (Adaptive planning & prioritization techniques).

  • Mengeksekusi teknik Business Analysis (BA) untuk tahap elicitation, dokumentasi, dan penetapan prioritas.

  • Mendefinisikan Traceability Matrix serta menyusun acceptance criteria (kriteria penerimaan) yang terukur.

  • Mengoperasikan perangkat analisis utama melalui perumusan use case, penyusunan user story, serta perancangan tampilan visual / wireframe.

Konsultasi WhatsApp